Mei 6, 2007
Catatan Review IF3262/Proyek Perangkat Lunak
Review : Akhir Fase Elaboration
Bahan : Dokumen Pembangunan Perangkat Lunak Versi Elaboration
Reviewer : Fazat Nur Azizah
Tanggal : 26 April 2007
Kategori : Bookstore
Domain : Transportation
Judul : TranSoft
Review Umum
Ringkasan:
- Daftar kebutuhan: masih ada beberapa kalimat yang bermasalah.
- Diagram use case: ada use case dan aktor yang tidak dijelaskan lebih lanjut.
- Hasil perancangan: Diagram sekuens perancangan masih terlalu sama dengan diagram tahap
analisis.
1. Pendahuluan
1.1. Tujuan Penulisan Dokumen
Lihat catatan pada dokumen.
1.2. Lingkup Masalah
OK.
1.3. Referensi
OK.
1.4. Aturan Penomoran
OK, tapi sebaiknya tambahkan penjelasan pengantar dari tabel yang ada.
1.5. Deskripsi Umum Dokumen (Ikhtisar)
OK!
2. Kebutuhan Perangkat Lunak
2.1. Deskripsi Umum Sistem
Gambar 2-1 sangat detil sehingga jangan-jangan lebih baik untuk subbab 3.5 Deskripsi
Arsitektur?
2.2. Fitur Utama Perangkat Lunak
2.2.1. Kebutuhan Fungsional
- Daftar kebutuhan seharusnya tidak diberi nama. Kode harus, tapi nama tidak perlu.
- Beberapa kesalahan dalam kalimat kebutuhan:
o TSF-F-07: ”Menerima tanggapan…”: seharusnya ”Mencatat tanggapan….”
o TSF-F-08: ”Membuat laporan…” seharusnya ”Mencetak…”?
o TSF-F-10, TSF-F-13, TSF-F-17: ”Memperoleh…” seharusnya ”Mencatat….”
o TSF-F-15: Apakah benar bahwa sistem Anda yang akan ”mengurangi kendaraan”?
Bukankah hanya menghapus datanya saja?
o TSF-F-23, TSF-F-24, TSF-F-27: Kata-kata yang sudah menjurus pada teknis
implementasi pada software seharusnya dihindari, misalnya apakah menggunakan
webservice atau database relasional.
o Dst. Lihat catatan di dokumen.
2.2.2. Kebutuhan Non-Fungsional
Lihat catatan di dokumen.
2.3. Model Use Case
2.3.1. Diagram Model Use Case
- Pada diagram use case, ada use case yang tidak dideskripsikan lebih lanjut: ‘Report’.
Karena use case ini tidak dijelaskan lebih lanjut, kebutuhan untuk menyiapkan report
bagi manager ditangani oleh use case mana?
2
- Pada diagram use case, ada aktor yang tidak dideskripsikan lebih lanjut: ‘Report
Supplier’.
- Penamaan use case ‘Complaint’: complaint adalah kata benda, seharusnya tidak
digunakan untuk keseluruhan nama use case. Ganti misalnya ‘Send complaint’.
2.3.2. Definisi Aktor
- Deskripsi aktor ‘Administrator’: hanya basisdata aplikasi yang dikelola? Bagaimana
dengan fitur aplikasi?
- Berdasarkan deskripsi aktor ‘Manager’, ‘Cashier’ dan ‘Operator’ memberikan laporan.
Tapi hal ini tidak dijelaskan dalam diagram use case (adanya ’Report Supplier’, itu pun
tidak tampak lagi).
2.3.3. Definisi Use Case
Lihat catatan pada dokumen.
2.3.4. Skenario Use Case
- Untuk semua skenario alternatif: berikan keterangan singkat merupakan skenario
alternatif untuk apa.
- Exception: jika sudah tidak bisa ditangani aplikasi, lantas apa yang dilakukan?
- Pastikan bahwa penggunaan kata pada skenario menunjukkan aksi yang secara eksplisit
bisa dilakukan oleh aktor atau sistem. Contoh: kalimat ’menerima …’, ’memperoleh
notifikasi…’ tidak menunjukkan aksi yang secara eksplisit bisa diverifikasi dilakukan
aktor (masih mengulangi kesalahan dari dokumen fase inception).
2.4. Spesifikasi Tambahan
Beberepa tips:
- Tambahkan penjelasan mengenai implementasi dari kebutuhan non-fungsional dalam use
case-use case yang tersebut sebelumnya.
- Jika memang diperlukan penjelasan mengenai exception yang bersifat umum (terjadi pada
sebagian besar use case) dapat diletakkan di sini.
2.5. Glossary
Teliti jika ada istilah-istilah yang memerlukan penjelasan lebih lanjut.
3. Model Analisis
3.1. Realisasi Use Case Tahap Analisis
- Periksa lagi keterunutan diagram sekuens dengan skenario. Pastikan bahwa hal-hal yang
tidak berada di dalam skenario, tidak dimasukkan dalam diagram sekuens.
- Berikan penjelasan singkat pada masing-masing diagram apa maksudnya dan mewakili use
case dan skenario yang mana.
- Pada beberapa diagram sekuens, tipe dari kelas tidak disebutkan.
- Lihat catatan di dokumen.
3.2. Diagram Kelas Keseluruhan
Tampaknya masih menggunakan versi dokumen fase inception karena banyak yang tidak
selaras dengan diagram-diagram kelas sebelumnya. Perbaiki!
3.3. Kelas Analisis
- Berikan penjelasan singkat tentang tabel-tabel (beri nomor dan nama pada tabelnya) yang
ada di bagian ini.
- Daftar tanggung jawab kira-kira sama dengan message yang dikirimkan oleh suatu kelas ke
kelas lain dalam diagram sekuens. Jadi, silakan diperbaiki.
- Kalau dilihat pada bagian operation and attribute pada bagian perancangan, sebenarnya ada
banyak kelas yang terlihat sudah diidentifikasi atributnya. Seharusnya atribut ini juga sudah
muncul di fase analisis.
3.4. Paket Analisis
Berikan penjelasan tentang tabel-tabel yang ada.
3.4.1. Identifikasi Kelas Analisis
OK.
3.4.2. Identifikasi Kelas Analisis Tiap Paket
3
OK.
3.5. Deskripsi Arsitektur
- Gambarnya sama saja dengan gambar 2.1 di subbab 2.1. Pilih akan diletakkan di mana
gambar ini. Saran: di subbab 2.1 lebih global (lebih mendekati business process-nya seperti
apa dan tidak memasukkan konsep-konsep teknologi di dalamnya).
- Beri penjelasan mengenai arsitekturnya.
4. Model Perancangan
4.1. Realisasi Use Case Tahap Perancangan
- Untuk tiap diagram, beri penjelasan misalnya diagram kelas dan sekuens yang ada pada
subbab bersangkutan merupakan hasil refinement dari diagram kelas dan sekuens mana pada
tahap analisis.
- Kebanyakan diagram sekuens masih sama saja dengan diagram sekuens pada tahap analisis.
Hal yang minimum berbeda adalah: nama message pada diagram sekuens tahap analisis
seharusnya sudah mulai diubah menjadi nama fungsi berikut parameter yang terlibat di
diagram sekuens perancangan.
- Pada model perancangan, tipe kelas (entity, boundary, control) sudah tidak kelihatan lagi.
- Lihat catatan di dokumen.
4.2. Diagram Kelas Keseluruhan
Tidak ada. Diagramnya sudah harus dalam notasi kelas perancangan.
4.3. Kelas Perancangan
Tidak ada tabel untuk mapping dari kelas analisis ke kelas perancangan.
4.3.1. Operasi dan Atribut
OK.
4.3.2. Algoritma/Query
Beri penjelasan kalau memang tidak ada.
4.3.3. Diagram Statechart
Buat diagram statechart untuk yang perubahan statusnya rumit saja. Tidak perlu semua.
4.4. Perancangan Antarmuka
Beri keterangan tambahan pada masing-masing antarmuka.
4.5. Coding Standard dan Naming Convention
- Tidak ada standar yang digunakan?
- Bagian Indentasi perlu diperjelas maksudnya apa.
4.6. Deployment Diagram
Beri penjelasan mengenai deployment diagram.
5. Lampiran
Rencana iterasi tidak ada.
6. Lain-Lain
- Daftar Halaman Perubahan (hlm. 3): seharusnya diisi tiap halaman yang berubah dan
perubahan yang terjadi.
- Pada penulisan teks di dokumen, jenis paragraf yang digunakan: ada yang takuk (awal
paragraf menjorok ke dalam), ada yang lurus. Pilih salah satu gaya saja.
- Pada penulisan tabel yang berpindah halaman, sebaiknya header tabel dan caption tabel
tetap disertakan.