Asistensi


Notulen demo PPL konstruksi I, 3 Mei 07
1. cancel reservation by sms
- Belum validasi semuanya
- belum menangani kasus error
- validasi Id no. HP dijadikan prekondisi
- lengkapi program sesuai dengan skenario usecase
- pada sequence diagram. bedakan tanda panah untuk method dan return
- send reservation() –> gak ada trigger

2. Check Vehicle Position by sms
- prekondisi diperbaiki
- isi sms untuk posisi kendaraan ditambah “dimana menuju kemana”
- kasus ID salah dibuat skenario alternatif
- kelas DBConnect dilebur dengan kelas objek

3. Manage Report
- Bikin skenario alternatif
- Aktribut laporan. bikin tabel di bawah ini:
+ per periode. mis tgl sekian sampe tgl sekian
+ per harian (calendar)
+ per bulanan, tahunan (dropdown list)
+ sequence diagram GANTI

4. Update vehicle position
- notifikasi –> tambah tombol BACK

5. Cancel Reservasi Automatic
- gunakan ALERT untuk menghapus/update/dll

Review business case & project charter

Kesalahan-kesalahan umum

- Bisnis objective berhubungan dengan corporate jadi berbeda dengan tujuan proyek. (Untungnya tugas transoft benar)

- tugas MPPL mengacu ke tugas PPL

Catatan buat TranSoft

1. nomor kontrak –> seperti nomor surat

2. sponsor –> dosen

3. peranan –> diisi seperti programmer, SA (yg diisi di posisi ditukar di peranan)

Kesimpulan : Tugas I MPPL (Project charter & Business case) nilainya A

Selasa, 6 Maret 2007. 30 menit bersama Ibu Fazat

1. Sintaks use case diagram diperhatikan –> masalahpenggunaan extends & include

2.  Konsistensi istilah –> user/user client/customer

3. Use case login tidak perlu –> login dijadikan prekondisi

4. Nama use case disesuaikan –> kata benda ato kata kerja

5. Cancel Reservation & reservation dipertimbangkan lagi apakah perlu disatukan atau use case terpisah

6. Reservasi offline dilakukan oleh siapa? cashier atau customer

7. Perhatikan panah masuk dan keluar di diagram use case

8. Manage system dipisah menjadi manage data dan manage fitur

9. Access web service –> request data

10. Manage vehicle perlu mencakup notification maintain vehicle

11. use case selalu di trigger oleh aktor (untuk diperhatikan di skenario use case)

12. use case yang berhubungan dengan 2 aktor, ditunjukkan terpisah dua bagian skenario leh 2 aktor

Tolong ditambahkan kalau masih kurang

Kamis, 1 Maret 2007, 17.00 @ RPL

Poin-poin yang diinginkan oleh user:

- Perusahaan user adalah perusahaan transportasi yang sedang berkembang dan ingin memperlebar bisnisnya yang pada awalnya belum pernah mengimplementasikan teknologi informasi. Oleh karena itu, perusahaan memiliki kebijakan untuk menggunakan teknologi informasi dalam proses bisnis untuk dapat
 1. Mempermudah konsumen. sebagai contoh memberikan layanan online kepada konsumen untuk dapat memperoleh jasa yang diinginkan.
 2. Meningkatkan efektifitas pekerja. Dengan pegawai yang sudah ada perusahaan dapat terus berkembang tanpa perlu membutuhkan pegawat tambahan.
 3. meningkatkan keuntungan perusahaan.

- Perusahaan user adalah trasportasi company yang menyewakan kendaraan untuk pengiriman barang. Dengan kata lain, perusahaan ini tidak menangani transportasi orang.

- Kendaraan sekaligus supir yang disewakan bermacam-macam. Dengan catatan, kendaraan dan supir dapat Bertambah dan berkurang.

- Sistem pengantaran dijelaskan sebagai berikut:
 1. Point to point. Perusahaan hanya akan mengantarkan barang dari kantor cabang ke kantor cabang. Dengan kata lain, kota tujuan pengantaran barang hanya berupa kota yang terdapat kantor cabang dari perusahaan ini.
 2. Rute. Pengantaran barang ke kota-kota melalui rute yang telah ditentukan. Sebagai contoh rute barang dari JKT-SBY yaitu JKT-BDG-JGJA-SBY
 3. Pergantian supir dapat dilakukan di tiap kantor cabang. Oleh karena itu, perlu penjadwalan supir atau jadwal shift supir.

- Perusahaan biasanya bekerjasama dengan perusahaan delivery service. Selain mengantarkan barangnya terkadang delivery service ingin mengetahui kapan barang sampai di tujuan sehingga perusahaan perlu mengetahui setiap saat sejauh mana posisi kendaraan/perkiraan waktu kedatangan kendaraan di tempat tujuan. Sehingga apabila perusahaan delivery express ingin menanyakan, perusahan sigap member tahu.

- Salah satu masalah yang kadang timbul yaitu perusahaan terkadang lupa untuk memperhatikan kapan waktunya kendaraan di-service. Oleh karena itu, sistem ini perlu mengetahui status kendaraan dan memberikan reminder/warning/suggestion kapan kendaraan sebaiknya di-service.

- Perusahaan menginginkan sistem ini ‘flexible’ terhadap penambahan fitur lain yang dapat dilakukan oleh orang selain pengembang di kemudian hari maksudnya perusahaan tidak perlu mengutak-atik source code lama untuk menambahkan fitur baru.

- Perusahaan juga menginginkan sistem ini mengolah mekanisme penanganan otoritas user maksudnya ketika yang log in kasir berarti dia hanya dapat menggunakan fungsi-fungsi tertentu di dalam sistem ini berbeda bila admin yang log in.

- Perusahaan menginginkan sistem ini memiliki fitu yang dapat memfasilitasi adanya customer complain maksudnya ada fitur semacam guestbook yang menampung pertanyaan dari konsumen dan dapat memberikan warning kepada operator bila ada pertanyaan yang masuk sehingga dapat dengan sigap dibalas.

- Perusahaan menginginkan fasilitas reservasi yang diberikan selain bersifat manual dapat juga bersifat online. Dengan persyaratan seperti berikut
 a. Pembayaran harus dilakukan paling lambat 1 minggu sebelum hari-H
 b. Barang dibawa paling lambat H-1. Adanya kelebihan berat maksimum maka konsumen akan dikenai biaya tambahan.
 c. Perusahaan akan mengingatkan untuk pembayaran, keberangkatan, dengan melalui telepon atau email konfirmasi ke konsumen
 d. Pembatalan reservasi yang telah dibayar akan mendapat potongan dari perusahaan.

- Perusahaan menginginkan sistem dapat melakukan print terhadap transaksi yang ada. Konsumen dapat mengeprint bukti transaksi, begitu pula kasir.

- Admin dapat secara bebas melakukan perubahan data

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!